Categories
Partisipasi Publik Transparansi

Permohonan informasi dengan mekanisme UU KIP

Bagaimana cara meminta informasi, data atau dokumen lingkungan hidup yang anda butuhkan dengan mekanisme UU KIP?

Sebelum mengajukan permohonan informasi, perhatikan dulu apakah informasi yang anda cari disediakan secara proaktif. Jangan buang-buang waktu dan tenaga anda untuk mengajukan permohonan informasi atas informasi yang telah dipublikasikan dan dapat anda unduh dengan mudah. Untuk meminta informasi publik dengan mekanisme UU KIP, langkah yang dapat dilakukan adalah:

1) Mengidentifikasi informasi yang dibutuhkandata poin atau informasi yang anda perlukan perlu dituliskan sejelas mungkin. Apabila anda mengetahui nama dokumen yang memuat informasi tersebut, sebaiknya merujuk nama dokumen.

2) Mengidentifikasi instansi yang memiliki informasi yang dibutuhkanpisahkan informasi yang dibutuhkan berdasarkan instansi pengelolanya. Misal, informasi mengenai kualitas udara kemungkinan dikuasai instansi yang bertugas mengelola lingkungan hidup, i.e. Dinas Lingkungan Hidup atau Kementerian Lingkungan Hidup. Apabila ragu, anda dapat menargetkan lebih dari satu instansi.

3) Mengidentifikasi pejabat pengelola informasi dan dokumentasi (PPID) atau platform layanan permohonan informasi instansi pada no. 2permohonan informasi dapat disampaikan melalui surat, surel, atau formulir pada website. Periksalah website instansi ybs untuk memastikan siapa PPID yang bertugas mengelola permohonan informasi, dan apa platform permohonan informasi yang tersedia. Instansi di pusat biasanya telah cukup responsif dalam mengelola permohonan informasi secara daring. Namun, dalam kontens daerah, tidak jarang surat dan penyampaian fisik masih perlukan. Tidak jarang, pemohon informasi harus berusaha ekstra dengan mengombinasikan beberapa cara.

4) Menyiapkan surat / surel / pengisian formulir permohonan informasi tidak harus tertulis, namun dengan kondisi birokrasi Indonesia, permintaan tertulis lebih praktis dan memudahkan tindak lanjut. Lampiran III Perki No. 1 Tahun 2010 memuat format formulir permintaan informasi, yaitu nama lengkap, alamat, pekerjaan, nomor telepon/surel, rincian informasi yang diminta, alasan permintaan informasi, cara memperoleh informasi dan cara mendapatkan salinan informasi. Contoh surat / form permohonan dapat diunduh di sini.

5) Mengarsipkan surat permohonan informasi dan tanda terima jangan lupa simpan salinan suratmu dan mintalah tanda terima berikut nomor referensi dan kontak untuk tindak lanjut permohonan informasi.

6) Menindaklanjuti permohonan informasicatat tanggal-tanggal penting, dan hubungi kontak yang diberikan sebelum tanggal-tanggal tersebut. Jika dalam 10 hari tidak ada respon, segera persiapkan keberatan. Untuk persiapan keberatan, lihat di halaman ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *